JudulPeraturan Lembaga Penjamin Simpanan Nomor 1A/PLPS/2005 tentang Perubahan Peraturan LPS Nomor 1/PLPS/2005 tentang Program Penjaminan Simpanan
Tanggal16 November 2005
BerlakuSejak 16 November 2005
PengundanganBerita Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 101
Status
Lampiran
Rangkuman :
  1. Salah satu fungsi LPS adalah menjamin simpanan nasabah penyimpan. Dalam menjalankan fungsi tersebut, LPS mempunyai tugas untuk merumuskan, menetapkan, dan melaksanakan kebijakan pelaksanaan penjaminan simpanan.
  2. Peraturan LPS ini ditetapkan sebagai perubahan atas Peraturan LPS No. 1/PLPS/2005 tentang Program Penjaminan Simpanan.
  3. Pokok-pokok yang diatur dalam Peraturan LPSini meliputi:
    • Penambahan pengertian baru dalam Pasal 1, yakni butir 14 nmengenai pengertian Pengendali Bagi Bank Yang Berbadan Hukum Koperasi.
    • Penyempurnaan ketentuan dalam Pasal 2 huruf a angka 4 dan penambahan 1 (satu) huruf yakni huruf g dalam Pasal 2 mengenai kewajiban peserta penjaminan, yaitu:
      • Pasal 2 huruf a angka 4: surat pernyataan dari Pemegang Saham, Pengendali bagi bank yang berbadan hukum koperasi, kantor pusat dari cabang bank asing, Direksi dan Komisaris bank.
      • Pasal 2 huruf g:menempatkan pengumuman pada seluruh kantor bank yang dapat diketahui dengan mudah oleh Nasabah Penyimpan mengenai maksimum tingkat bunga penjaminan yang berlaku yang ditetapkan LPS.
    • Penambahan 2 huruf dalam Pasal 5 yakni huruf c dan huruf d berkaitan dengan pernyataan pemegang saham , direksi, dan komisaris, yaitu:
      • Pasal 5 huruf (c):menambahkan Lampiran2A: Pernyataan Pengendali Bagi Bank Berbadan Hukum Koperasi;
      • Pasal 5 huruf (d):menambahkan Lampiran 2B: Pernyataan Kantor Pusat Dari Cabang Bank Asing;
    • Penambahan satu pasal diantara Pasal 5 dan Pasal 6 yakni Pasal 5A, yang mengatur hal-hal yang dimaksud dengan kelalaian dan/atau perbuatan yang melanggar hukum dalam pernyataan sebagaimana dimaksud dalam lampiran-lampiran Peraturan ini.
    • Perubahan pada Pasal 20 ayat (3) mengenai penyampaian Laporan Bank kepada LPS terkait dengan format laporan posisi simpanan.
    • Perubahan pada Pasal 38 mengenai kriteria suatu pihak dinyatakan termasuk sebagai pihak yang menyebabkan keadaan bank menjadi tidak sehat, yaitu:
      • apabila pihak yang bersangkutan memiliki kewajiban kepada bank yang dapat dikelompokkan dalam kredit macet berdasarkan peraturan perundang-undangan dan saldo kewajiban pihak tersebut lebih besar dari saldo simpanannya."
    • Perubahan pada lampiran 1, 2, 2A, 2B, 3, dan 4 mengenai format pernyataan Pemegang Saham, Pengendali Bank, Direksi, dan Komisaris.
    • Batas waktu penyampaianpernyataan Pemegang Saham, Pengendali Bagi Bank Yang Berbadan Hukum Koperasi, kantor pusat dari cabang bank asing, Direksi dan Komisaris paling lambat adalah tanggal 22 Desember 2005.